• Minggu, 22 Mei 2022

Salam Sehat HealthNews.id, Repost Matranews.id

- Sabtu, 11 Desember 2021 | 20:22 WIB

HARIANKAMI.com -- Di zaman dulu, orang menciptakan kapak untuk menebang pohon, tombak untuk memburu binatang yang akan dimakan, pisau untuk memudahkan memotong binatang.

Semua fokus penemuan adalah perpanjangan “fisik” kita. Dapat menumbangkan pohon yang dulunya belum bisa, sekarang bisa. Memburu binatang dengan lebih mudah. Perpanjangan tangan dan kaki kita.

Begitupun penemuan sepeda, untuk menggantikan kaki yang berjalan jauh melelahkan. Panah, pisau, meriam, mobil, kapal, semuanya adalah ekstensi “physical need” kita. Hubungan eksternal diri kita ke alam.

Di zaman sekarang kita memiliki handphone yang bisa terhubung ke teman di Jerman dengan langsung, terhubung dengan 500 teman lain dengan Facebook, memahami informasi yang kalau dicetak bisa sepuluh gudang dan dilipat dimasukkan dalam harddisk kita.

Kebutuhan untuk membuat laporan keuangan dengan cepat dalam proses komputer. Semua ini adalah perpanjangan “mental” kita, hubungan internal diri kita dengan dunia luar. Bukan kebutuhan fisik lagi.

Perubahan ini membuat orang yang kuat seperti Hercules dulu sangat berharga, sekarang orang genius seperti Steve Jobs yang sukses. Dari fisikal ke mental. Perubahan dari kebutuhan fisik eksternal kita, menjadi kebutuhan mental internal kita.

Perubahan lain adalah dari ukuran atau fisik, menuju nilai.

Dulu yang hebat adalah Piramida Mesir, Great Wall China, sekarang menuju pada penemuan DNA, google, amazon, Facebook, Wall Street, saham, yang tidak kelihatan fisiknya.

Ukuran besar bukan lagi menjadi hal terpenting. Kekuatan mata uang dollar, yang bukan lagi fisik, menjadi kekuatan terbesar dunia. Dari ukuran dan kemegahan, menjadi nilai.

Halaman:

Editor: Asri Hadi

Terkini

Stephanus Slamet Budi Raharjo, Apa dan Siapa

Jumat, 13 Mei 2022 | 03:47 WIB

Open House Menteri 2022, klik ini

Selasa, 3 Mei 2022 | 16:24 WIB
X