• Minggu, 22 Mei 2022

Refleksi Akhir Tahun Bagi Pemimpin Perusahaan, Catatan S.S Budi Rahardjo MM

- Jumat, 24 Desember 2021 | 00:01 WIB

New Era. Pandemi covid membuat persaingan bisnis, usaha itu bukan sekedar kembang kempis tapi menjadi harus tetapi hidup.

Di tengah situasi yang terbatas, karena penularan virus covid masih terus diwaspadai.

“Hal paling berbahaya di masa krisis bukanlah krisis itu sendiri, melainkan perilaku atau tindakan yang dilandasi pola pikir kedaluwarsa.”

Ini sudah akhir tahun 2021, kita akan memasuki  awal tahun yang akan segera bergerak, dimulai.

Perusahaan harus terus hidup dan menghidupi orang. Maka, melangkahlah dengan optimis, dengan SCE. Tak perlu ribet! 

 

Kita perlu terus menjalin mimpi besar. Rumusnya: SCE, yakni Sense of belonging (rasa ikut memiliki),Corporate culture (budaya perusahaan), dan Employee satisfaction (kepuasan karyawan).

Berbicara sense of belonging, karyawan jangan lagi disebut sebagai faktor produksi belaka. Tapi, ia aset atau kapital, “pemilik” perusahaan juga.

 Manajemen serba bisa inilah yang harus dimiliki. Tak lagi, kemampuan manajemen standar. Manajemen humanis berjalan saling melengkapi. Hubungan kerjanya dengan karyawan, niscaya, rasa ikut memiliki bukanlah sebuah fatamorgana.

 Di lain sisi, corporate culture menjadi sublimasi dari nilai-nilai (core values)organisasi yang diinternalisasikan karyawan dari level tertinggi sampai terendah.

Nilai-nilai ini akan menyublim sebagai budaya perusahaan, yang mengalir di setiap tarikan napas karyawannya, sekalipun sedang berada di luar kantor.

Halaman:

Editor: Redaksi Kami

Terkini

Stephanus Slamet Budi Raharjo, Apa dan Siapa

Jumat, 13 Mei 2022 | 03:47 WIB

Open House Menteri 2022, klik ini

Selasa, 3 Mei 2022 | 16:24 WIB
X