• Senin, 5 Desember 2022

Foto Jasad Brigadir J 1 Jam Usai Dieksekusi Bharada E dan SAMBO Memperjelas Tak Ada Tembak-menembak

- Jumat, 2 September 2022 | 00:42 WIB
Foto Jasad almarhum Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J satu jam usai dieksekusi oleh Bharada E dan Ferdy  Sambo  (Komnas HAM)
Foto Jasad almarhum Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J satu jam usai dieksekusi oleh Bharada E dan Ferdy Sambo (Komnas HAM)

Dugaan pelanggaran HAM itu salah satunya terkait penghilangan nyawa atau hak hidup, dugaan pelanggaran HAM lainnya yakni terkait obstruction of justice yang dikenal sebagai penghambatan penyelidikan dalam pengusutan kasus.

Karena Obstruction of justice   berakibat membuat seseorang berpotensi mendapat ketidakadilan dalam suatu proses hukum.

"Berdasarkan temuan faktual disampaikan terjadi pembunuhan yang merupakan extrajudicial killing, yang memiliki latar belakang adanya dugaan kekerasan seksual (di Magelang),"  ungkap M Beka Ulung Hapsara.

Baca Juga: Sambo Menyesali Perbuatannya Hingga di PTDH, Terekam Kesedihan Polwan Usap Air Matanya di Ruang Sidang KEPP

Seperti diketahui kasus pembunuhan berencana terhadap almarhum Brigadir J, timsus Polri telah menetapkan 5 tersangka yakni FSPutri Candrawathi, Ricky Rizal (Bripka RR), Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu (Bharada E) dan Kuat Maruf.***

Halaman:

Editor: Yul Adriansyah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ismail Bolong seret nama Kabareskrim Agus Andrianto

Kamis, 1 Desember 2022 | 22:00 WIB
X