Tanah Longsor Menimbun Rumah Warga 5 KK di Rompegading Maros Sulsel Hanyukan 2 Mobil 6 Orang Masih Dicari

- Rabu, 28 Desember 2022 | 07:48 WIB
Bencana alam hanyutkan 2 mobil, 5 Kepala Keluarga, 6 orang masih dicari keberadaannya dari tumbuhan material tanah longsor  di Desa Rompegading Kecamatan Cenrana Kabupaten Maros Provinsi Sulawesi Selatan, sore 27 Desember 2022 (Kolase foto-foto warga Desa Rompegading)
Bencana alam hanyutkan 2 mobil, 5 Kepala Keluarga, 6 orang masih dicari keberadaannya dari tumbuhan material tanah longsor di Desa Rompegading Kecamatan Cenrana Kabupaten Maros Provinsi Sulawesi Selatan, sore 27 Desember 2022 (Kolase foto-foto warga Desa Rompegading)

 

HARIAN KAMI - Rabu, 28 Desember 2022. Beberapa hari sebelumnya pemerintah daerah sudah menghimbau para warganya agar berhati-hati dikarenakan cuaca ekstrim di penghujung tahun 2022. Intensitas hujan yang tinggi disertai angin kencang di Sulawesi Selatan  mengakibatkan banjir dan tanah longsor di beberapa tempat.

Telah terjadi Tanah Longsor pada hari Selasa, tanggal 27 Desember 2022 Pukul 17. 00 WITA,   memutus arus lalu lintas antara Poros, Maros - Bone, di Desa Rompegading, Kecamatan Cenrana, Kabupaten Maros, akibat dari tertimbun material longsor.

Sekitar pukul 16:00 telah terjadi longsor yang menutup badan jalan poros Maros-Bone di sekitar Desa Rompegading, kecamatan Cenrana.

Lokasi berada tidak jauh dari SD Padangalla.
Diperkirakan sekitar 50 meter badan jalan tertutup oleh material tanah dan batuan, dengan ketebalan sekitar 1-4 meter.

Baca Juga: Siapapun Musuh TNI, Berarti Polri juga Usai Kapolri dan Panglima TNI Disematkan Baret Merah dan Brevet Komando

Menurut informasi warga, ada 4 rumah & 2 kendaraan roda 4 yang terkena dampak longsor.

Saksi juga mengatakan panjang longsor yang menutupi jalan diperkirakan  lebih dari 20 meter. Secara pasti kendaraan bermotor tidak bisa melewatinya karena material tanah yang tebal menimbun bahu jalan.

Dikabarkan juga oleh para saksi ada dua mobil yang saat itu sedang melintas, diduga terdorong tanah ke sungai lalu hanyut. Ketika itu arus sungai juga cukup deras.

Tanah longsor itu menimpah rumah-rumah milik warga dibawahnya, dan sempat menutupi para penghuninya.

Sementara pihak polsek Camba yang datang ke tempat kejadian menginformasikan ada 5 kepala keluarga  yang terkena tanah longsor

Baca Juga: Dilaporkan Resmi ke KPK, Bupati Cianjur Bantah ada Dugaan Jual ke Pasar Bantuan Bencana untuk Terdampak Gempa

"Ada 4 rumah tertimbun dan hanyut. Dan ada 5 KK yang terkena dampak,"  ungkap  Kapolsek Camba Iptu Mappiare saat dikonfirmasi, Selasa jelang malam (27/12/2022).

Satu jam setelah longsor terjadi, polisi pun terpaksa mengalihkan arus lalu lintas, dan menghimbau  semua kendaraan agar melewati jalur alternatif lain.

Halaman:

Editor: Yul Adriansyah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X