• Sabtu, 8 Oktober 2022

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Mengisi Stadium General di Kampus IPDN Jatinangor

- Senin, 4 Juli 2022 | 18:01 WIB

HARIANKAMI.com --- Potensi ancaman terorisme di Indonesia menempati urutan ke- 24 dari 162 negara menurut Global Terrorism Index (GTI) 2022.

Hal ini disampaikan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Pol. Dr. Boy Rafli Amar, M.H pada saat mengisi stadium general di Kampus IPDN Jatinangor.

Boy Rafli mengangkat tema “Deteksi Dini Modus Perkembangan Gerakan Radikalisme” untuk disampaikan kepada seluruh praja dan civitas akademika IPDN baik secara luring maupun daring.

Secara gamblang Boy Rafli menjelaskan kepada praja terkait perkembangan teror secara global dan regional.

Termasuk didalamnya perkembangan teror dalam negeri seperti perkembangan kelompok-kelompok Mujahidin Indonesia Timur, Negara Islam Indonesia, Separatis Terorisme Papua, Jamaah Ansharul Khilafah dan lain sebagainya.

“Rilis dari United Nation pada masa pandemi radikalisasi di sosial media terjadi peningkatan. Termasuk di Indonesia, 202 juta orang menggunakan internet dan 80% nya pemilik akun media sosial," ujar Boy.

Dari 80% pemilik akun medsos ini 60% adalah kalangan muda, itulah yang menjadi target kelompok jaringan terorisme global.

Dimana teroris ini menghembuskan narasi-narasi kebencian kepada pemerintah”, tuturnya.

Halaman:

Editor: Redaksi Kami

Tags

Terkini

Kasal Laksamana Yudo Sambangi Rumah Prajurit

Sabtu, 17 September 2022 | 19:17 WIB
X