• Senin, 5 Desember 2022

Peneliti Institute for Security and Strategic Studies Tentang Beda reaksi TNI Menyikapi Tudingan ES

- Kamis, 15 September 2022 | 13:03 WIB
  • Hariankami.com tentang Beda reaksi TNI Menyikapi Tudingan ES.

ES alias Effendi Simbolon mendapat "ancaman" dari prajurit TNI AD di medsos. Ramai, bertalu-talu. 

Anggota DPR RI dari Partai PDI Perjuangan akhirnya "menyerah".

Ralat atas  pernyataannya yang menyebut TNI seperti gerombolan ormas dan dianggap melecehkan pimpinan Angkatan Darat, harus diakui karena sejatinya KASAD tak terima.

Lewat video pendek, KASAD memarahi jenderal hingga Dandim yang tenang, tak bereaksi. Justru prajurit yang lebih bergolak.

Terkait hal tersebut bermunculan berbagai tanggapan dan opini, salah satunya dari peneliti Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Khairul Fahmi.

peneliti Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Khairul Fahmi.

Khairul menilai, bahwa tindakan spontanitas prajurit TNI AD tersebut tidak boleh dibiarkan.

Menurutnya, pimpinan TNI AD harus bisa menunjukkan kematangan dalam mengarahkan dan mengendalikan prajuritnya.

Karena jika tidak, hal tersebut justru membuktikan kebenaran pernyataan Effendi Simbolon bahwa TNI seperti gerombolan.

Halaman:

Editor: Redaksi Kami

Terkini

Jokowi Tunjuk Yudo Margono Jadi Panglima TNI

Senin, 28 November 2022 | 19:28 WIB

TMII tidak akan naikkan tiket masuknya

Jumat, 25 November 2022 | 22:53 WIB
X