• Senin, 5 Desember 2022

Menjadi Pemimpin Polri yang Baik, Oleh: KomjenPol. Drs. Suhardi Alius MH

- Kamis, 15 September 2022 | 19:01 WIB

Sebuah Perenungan, repost Majalah MATRA

PERKEMBANGAN masyarakat dengan tata nilai dan interaksi sosial yang semakin kompleks, baik sebagai implikasi positif dari kemajuan teknologi informasi, demokratisasi, perlindungan terhadap HAM, maupun dampak negatifyang menyertai dari berbagai kemajuan tersebut.

Berbagai persoalan sebagai fenomena-fenomena baru, timbulnya ketidakteraturan sosial yang berpotensi timbulnya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, serta berbagai kejahatan dengan modus operandinya yang baru, telah menyentuh tataran kejahatan kemanusiaan.

Menghadapi berbagai perubahan dan permasalahan yang ada saat ini dan antisipasi pada masa-masa mendatang.

Kemampuan/kapasitas Polri untuk mengelola, mencegah, dan menanggulangi berbagai bentuk penyimpangan, ketidakteraturan sosial, dan kejahatan, sangat diperlukan kepemimpinan Polri yang prima.

Prinsipnya, seorang pemimpin Polri harus mempunyai minimal tiga prasyarat utama, yaitu memiliki daya kepemimpinan, kemampuan manajerial, serta kepekaan.

Daya kepemimpinan, merupakan kemampuan menggunakan pengaruh kekuasaan dengan baik terhadap orang lain, kemampuan untuk memengaruhi pengikut bukan dengan paksaan, tapi dengan memotivasi orang mencapai tujuan tertentu.

Hubungan pemimpin dengan anggota berkaitan dengan derajat kualitas emosi dari hubungan tersebut, yang mencakup tingkat keakraban dan penerimaan anggota terhadap pemimpinnya.

Semakin yakin dan percaya anggota kepada pemimpinnya, semakin efektif organisasi tersebut dalam mencapai tujuannya.

Intinya adalah bagaimana mengelola dengan baik sumberdaya manusia Polri.

Halaman:

Editor: Asri Hadi

Artikel Terkait

Terkini

Jokowi Tunjuk Yudo Margono Jadi Panglima TNI

Senin, 28 November 2022 | 19:28 WIB

TMII tidak akan naikkan tiket masuknya

Jumat, 25 November 2022 | 22:53 WIB
X