• Minggu, 5 Februari 2023

Prof Dr Jenderal TNI AM Hendropriyono Tentang Presiden 2024, repost Majalah EKSEKUTIF

- Jumat, 4 November 2022 | 00:16 WIB

HARIANKAMI.com -- Sejatinya sudah terbilang senja. Namun, kondisi serta kebugaran tubuhnya masih gagah perkasa.Tetap sehat dan segar walau usianya lebih dari 77 tahun.

Jenderal TNI Prof. Dr. Abdullah Mahmud Hendropriyono, S.T., S.H., M.H atau sering disebut A.M. Hendropriyono. Ditemui di kediaman pribadinya, Kawasan Permata Hijau, Jakarta Selatan.

Di ujung pekarangan rumahnya terparkir Anoa, kendaraan tempur untuk memenuhi kebutuhan pertahanan dan keamanan nasional. Kendaraan taktis buatan Pindad yang ikut dalam misi perdamaian dunia PBB di berbagai Negara seperti Lebanon, Afrika Tengah, dan Sudan.

Tampak juga beberapa ayam putih di kandang sebagai bagian dari peliharaan. Setelah melewati prosedur pemeriksaan keamanan yang lumayan ketat, termasuk dimintai nomer hape oleh keamanan berambut cepak.

Sang Maha Guru Jenderal Hendropriyono menerima Ketua Umum Asosiasi Media Digital Indonesia (AMDI) S.S Budi Rahardjo di teras rumahnya, yang asri dan rimbun dengan pohon besar.

Gayanya tetap kekinian, saat empunya rumah keluar rumah, menyapa ramah, “Woi Bud, apa kabar,” ujarnya tetap bersahaja, sambil menyilahkan duduk. Bersalaman ala militer. Ramah dan akrab, Hendro memang sosok yang punya daya ingat kuat.

“Kita enggak usah wawancara, ngobrol santai aja,” ujar Hendro kepada pria yang merupakan anggota kehormatan Densus Digital dan pendiri Pusat Pengkajian dan Penelitian Indonesia Public Watch Integrity ini.

Mereka tampak sangat akrab berbincang dengan Hendropriyono. Bagaikan sahabat dekat yang lama tak bersua. Selama bercengkerama bersama, Jojo dan Hendropriyono banyak mendiskusikan tentang berbagai persoalan.

Terkadang ringan terkadang serius. Bapak Intelijen Indonesia ini banyak memberi ilmu dan wejangan kepada Jojo berbagai hal yang selama ini tak terungkap di publik dan tentang arah masa depan bangsa ini.

"Pak Hendro juga mengingatkan tentang jiwa nasionalisme dan patriotisme," tutur Jojo sang wartawan senior ini yang mendapat pencerahan, bila pemimpin Indonesia adalah sosok yang menang lewat politik identitas. Maka, Indonesia bisa terbelah.

Halaman:

Editor: Redaksi Kami

Terkini

Jokowi Jenguk Try Sutrisno di RSPAD Gatot Soebroto

Sabtu, 24 Desember 2022 | 03:28 WIB

Kasal Baru Ditetapkan Presiden Jokowi Sebelum Natal?

Kamis, 22 Desember 2022 | 08:56 WIB

Pemerintah Putuskan Kompetisi Liga 1 Dilanjutkan

Rabu, 7 Desember 2022 | 06:15 WIB
X