Muhammad Iqbal menyebut petugas sedang melakukan pemulasaraan dan membawa jenazah dari Diyarbakir ke Adana untuk proses pemulangan ke tanah air.
Rencananya jenazah kedua korban akan diberangkatkan dari Adana ke Jakarta pada Rabu (22/2).
“Kita semua sangat berduka cita. Insyaallah dengan telah terkonfirmasinya jenazah kedua saudara kita, KBRI Ankara dan Kementerian Luar Negeri akan segera mengupayakan pemulangan jenazah ke kampung halaman masing-masing,” tutur Muhammad Iqbal.
Tanggapan Kelurga Korban di Bali
Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Bali mengkonfirmasi seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Bali menjadi salah satu korban gempa dahsyat berkekuatan magnitudo 7,8 di Turki yang terjadi pada, Senin (6/2) lalu.
Kepala BP3MI Bali, Anak Agung Gde Indra Hardiawan menyatakan BP3MI Bali, Dinas Ketenagakerjaan ESDM Provinsi Bali, Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Klungkung, KBRI Ankara Turki, dan BP2MI (Badan Pelindungan Pekerja Migran) Indonesia telah melakukan koordinasi perihal musibah tersebut.
"Diperoleh keterangan almarhum tinggal di Banjar Tegal Besar, Desa Negari, Klungkung. Tim BP3MI Bali menemui langsung suami korban yang didampingi kakak ipar korban dan memastikan bahwa memang benar PMI korban gempa di Turki atas nama Ni Wayan Supini adalah keluarga mereka," terang Agung Hardiawan kepada NusaBali, Minggu (19/2).
Riwayat hidup korban
Ni Wayan Supini (45), dilaporkan merupakan pekerja migran asal Dusun/Banjar Tegal Besar, Desa Negari, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung.
Jenazah Wayan Supini yang bekerja sebagai terapis spa di Turki ini baru ditemukan pada, Jumat (16/2) di bawah reruntuhan tempat tinggalnya di Apartemen Galeria yang terletak di Kota Dyarbakir, Turki.
Lebih lanjut Agung Hardiawan mengungkapkan, bahwa Ni Wayan Supini berangkat ke Turki pada bulan Juli 2022.
Namun demikian keberangkatan Supini pada saat itu tidak terdaftar pada SISKOP2MI (Sistem Komputerisasi untuk Pelayanan Penempatan dan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia) BP2MI.
Dikatakannya lagi keberangkatan Ni Wayan Supini untuk bekerja di Turki adalah untuk pertama kalinya.
Supini mengikuti ajakan temannya yang sudah terlebih dahulu bekerja di sana.
Artikel Terkait
Cek Fata: Anjing Penyelamat 2018 Fotonya Kembali Viral Dibagikan Pas Gempa Bumi Turki-Suriah 2023
Jokowi: Dunia Pers Tidak Sedang Baik-baik Saja pada Puncak Peringatan Hari Pers Nasional 2023 di Deli Serdang
Nekat Sembunyikan 150 Gram Sabu Dalam Lato-lato, 2 Pemuda Balikpapan Diamankan Ditresnarkoba Polda Kaltim
Rudal Balistik Antar Benua ICBM Hwasong 17 Tampil dalam Parade Militer ke-75 Angkatan Bersenjata Korea Utara
Wow Foto Supranatural! Monumen Kristus Penebus di Brasil Disambar Petir
Fontana Luminosa di L'Aquila Seperti Memuntahkan Lahar Pijar Saat Sinar Matahari Menerpa Air Mancur
Ferdy Sambo Divonis Pidana Mati, Keluarga Yosua Ucapkan Terima Kasih dan Karena Mereka adalah Sumber Masalah
Cek Fakta: Momen Saturnus Dekati Bumi Pertengahan Februari 2023 Bisa Dilihat dengan Jelas Mata Telanjang
Bharada E Divonis Hakim 1 Tahun 6 Bulan Lebih Ringan dari JPU 12 Tahun Penjara