• Minggu, 22 Mei 2022

Catatan WA, Egi Massadiah Tentang Monkey Business

- Kamis, 13 Januari 2022 | 18:32 WIB

Copas dari kawan, Catatan lama, tapi tetap aktual

Suatu hari di sebuah desa, seorang yang kaya raya mengumumkan akan membeli monyet dengan harga Rp. 50.000,- per ekor.

Padahal monyet di sana sama sekali tak ada harganya karena jumlahnya yang banyak dan kerap dianggap sebagai hama pemakan tanaman buah-buahan.

Para penduduk desa yang menyadari bahwa banyak monyet di sekitar desa pun kemudian mulai masuk hutan dan menangkapinya satu persatu.

Kemudian si orang kaya membeli ribuan ekor monyet dengan harga Rp 50.000,- .

Karena penangkapan secara besar-besaran akhirnya monyet-monyet semakin sulit dicari, penduduk desa pun menghentikan usahanya untuk menangkapi monyet-monyet tersebut.

Maka si orang kaya pun sekali lagi kembali untuk mengumumkan akan membeli monyet dengan harga Rp 100.000 per ekor.

Tentu saja hal ini memberi semangat dan "angin segar" bagi penduduk desa untuk kemudian mulai untuk menangkapi monyet lagi.

Tak berapa lama, jumlah monyet pun semakin sedikit dari hari ke hari dan semakin sulit dicari, kemudian penduduk pun kembali ke aktifitas seperti
biasanya, yaitu bertani.

Halaman:

Editor: Redaksi Kami

Terkini

Menulis Bisa Sembuhkan Semua Penyakit

Senin, 16 Mei 2022 | 19:56 WIB

 Siapa Pemilik Harian Kami?

Senin, 16 Mei 2022 | 17:58 WIB

Media Konvensional Vs Media Sosial

Senin, 16 Mei 2022 | 12:46 WIB

12 Saran Bagi Usia 55 Tahun Ke Atas, Klik ini

Minggu, 15 Mei 2022 | 21:52 WIB

Mat Kodak Oleh Wina Armada Sukardi

Selasa, 19 April 2022 | 11:34 WIB

AC Milan Tak Hanya Mencari Bek Tengah

Jumat, 1 April 2022 | 07:54 WIB
X