• Senin, 17 Januari 2022

Simak Liputan Majalah Eksekutif edisi November 2021, tentang perang lawan mafia tanah

- Jumat, 5 November 2021 | 10:40 WIB

Satgas Antimafia Tanah telah dibentuk dengan sejumlah hasil. Namun, masih banyak celah hukum yang belum ditambal.

Dari balik meja kerjanya di Markas Pusat Palang Merah Indonesia di Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Hamid Awaluddin mengungkapkan kegeraman dan keresahannya terhadap praktik-praktik mafia tanah yang mengincar lahan wakaf yayasan naungannya.

Dia adalah Ketua Pengawas Yayasan Masjid Al-Markaz di Makassar, Sulawesi Selatan, yang lahannya sedang digugat.

Mantan Menteri Hukum dan HAM itu menuturkan modus mafia tanah yang rumit, canggih, dan lihai dengan memanfaatkan celah hukum.

Bukan hanya lahan wakaf Masjid Al-Markaz, aset Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan juga jatuh ke tangan mafia tanah.

-

Kasus tersebut bukan satu-satunya yang menarik perhatian publik. Sebelumnya, sindikat mafia tanah juga menjerat lahan orang tua mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal.

Mengetahui praktik-praktik mafia tanah yang sejak lama begitu meresahkan, Presiden Joko Widodo menjadi gerah, sampai harus turun tangan menginstruksikan jajarannya.

“Saya kembali mengingatkan bahwa pemerintah berkomitmen penuh dalam memberantas mafia tanah,” ujar Presiden saat Penyerahan Sertifikat Redistribusi Tanah Objek Reforma Agraria yang digelar di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu, 22 September 2021.

Halaman:

Editor: Redaksi Kami

Terkini

X